Selasa, 14 Juli 2015

Sulit Menahan Keinginan Ngemil di Malam Hari? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Kebiasaan ingin ngemil di malam hari pasti sangat menyebalkan. Apalagi, bagi mereka yang sedang melakukan program penurunan berat badan. Sebenarnya, apa sih yang menyebabkan seseorang bisa dengan mudah ingin ngemil di malam hari?

Untuk mengetahui hal ini, peneliti di Brigham Young University melakukan pengamatan terhadap 15 wanita. Mereka ditunjukkan foto-foto makanan tinggi kalori dan rendah kalori sembari melakukan scan otak. Scan otak dilakukan dua kali, saat pagi hari dan seminggu kemudian scan dilakukan di malam hari.

Tim peneliti yang diketuai Travis Masterson berpikir ketika melihat foto makanan berkalori tinggi, maka aktivitas otak di malam hari akan meningkat sehinga keinginan seseorang untuk ngemil tinggi. Tapi, hasil scan justru menemukan hasil berlawanan. Sebab, saat malam hari bagian otak yang berhubungan dengan reward tidak bereaksi pada foto makanan sekuat saat pagi hari.

Dengan kata lain, otak kurang peka terhadap makanan tinggi kalori seperti permen, makanan yang dipanggang, keripik, es krim, serta cake pada malam hari. Namun, mengapa justru malam hari menjadi waktu paling sering munculnya keinginan ngemil seseorang?

"Ketika kita memandang makanan itu kurang menguntungkan, otak bisa saja memerintahkan agar kita terus-terusan mendapatkan makanan tersebut supaya kita pada akhirnya merasa puas," kata Masterson dalam laporannya di jurnal Brain Imaging and Behavior, seperti dikutip dari Prevention pada Rabu (8/7/2015).

Meski demikian, peneliti menekankan perlunya penelitian tambahan untuk memverifikasi mini studi ini. Selain itu, perlu ditilik lebih lanjut kaitan reaksi seseorang terhadap foto pada makanan dengan tindakannya terhadap makanan yang benar-benar ada di sekitarnya. Masterson menambahkan, sebenarnya makanan akan terasa lebih nikmat dan memuaskan ketika disantap pagi atau siang hari.

"Setidaknya, melalui studi kecil-kecilan ini bisa diketahui bahwa ngemil tengah malam tidak akan membuat kita puas. Sehingga, orang akan lebih terbantu mengontrol perilaku makannya di malam hari dengan cara yang lebih positif," tutur Masterson.

Hati-hati, Bercinta dalam Kondisi Seperti Ini Berisiko Tularkan Jamur

Meskipun menyenangkan, bukan berarti kebersihan tak perlu diperhatikan saat bercinta. Salah-salah area organ intim justru bisa tertular jamur.

Salah satunya adalah ketika langsung bercinta setelah baru saja berolahraga. Keringat yang keluar jika tak dibersihkan terlebih dahulu sangat berpotensi menjadi penghantar jamur.

Pakar urologi, Jennifer Berman MD, menyebutkan bahwa memang pada dasarnya hormon seks pria meningkat setelah berolahraga. Oleh sebab itu mereka cenderung bergairah tinggi setelah selesai berolahraga, misalnya setelah nge-gym.
Apalagi jika pria tersebut melakukan olahraga di luar ruangan yang mungkin menimbulkan keringat yang bercampur dengan kotoran atau debu. Kondisi ini jika didiamkan dan tak segera dibersihkan juga dapat menjadi tempat berkembangbiaknya jamur. Kebanyakan jamur memang tumbuh subur di tempat-tempat lembab.

"Ada risiko jamur ini dapat ditularkan kepada pasangan selama melakukan hubungan intim," tutur Berman, seperti dikutip dari Women's Health Mag, Kamis (14/7/2015).

Agar risiko penularan jamur ini bisa diperkecil, Berman menyarankan para pria untuk membersihkan diri terlebih dahulu setelah berolahraga. Begitu juga dengan wanita, perhatikan dengan baik kebersihan area organ intim diri sendiri dan pasangan sebelum melakukan aktivitas seksual.

Rabu, 08 Juli 2015

Keuntungan bersih PT HM Sampoerna tahun lalu (2014) adalah 10,1 triliun rupiah. Kalau gaji kalian adalah 10 juta/bulan, maka kalian butuh nyaris 1.000.000 bulan bekerja agar menyamai untung perusahaan rokok ini.
Nah, ironinya adalah mayoritas perokok di negeri ini, penghasilannya paling mentok Rp 1 juta/bulan. Uang dibakar. Mengalahkan pengeluaran untuk pendidikan, gizi, kesehatan.
Siapa yang paling kaya dengan adanya bisnis rokok? Petani tembakau? Perusahaan rokok lebih suka impor tembakau dari luar negeri. Pemerintah lewat cukai? Biaya perawatan penyakit akibat rokok lebih besar. Buruh perusahaan rokok? Ribuan buruh di PHK karena perusahaan lebih suka mesin. Silahkan cek data statistiknya, kalian akan tercengang.
Maka semua argumen demi petani, buruh, itu omong kosong!! Yang kaya adalah pemilik perusahaan--yang keluarganya bahkan menyentuh rokok pun tidak. Berhentilah heroik sekali membela rokok hanya karena kita merokok. Mereka pemilik perusahaan untung habis2an, kita justeru ngasih uang, tekor kesehatan pula.
Dukung Gerakan Stop Merokok Hari ini..!